Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Ini Bukan Sekedar Konten-Kontenan

Halo semua. Ini kali kesekian saya berbagi tulisan di blog, setelah waktu tersita oleh hal-hal lain yang lebih penting seperti kuliah, tugas, dan acara. Hingga hal-hal lainnya yang dibuat seakan-akan penting seperti scroll medsos dan nonton dangdut Indosiar. Duh. Pada akhirnya, konsisten nulis hanyalah wacana. Dunia perkuliahan mengenalkan saya pada banyak hal yang sebelumnya memang saya sudah penasaran, bagaimana orang-orang bisa tampil di dunia digital dengan personanya masing-masing? Rasa penasaran itu akhirnya terjawab oleh tugas-tugas kuliah yang salah satunya adalah memanfaatkan media digital. Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan segala dinamika kehidupan saat ini, tentu sangat relevan dengan media digital seperti YouTube, Instagram, dan lainnya. Karena orang-orang sekarang ngumpulnya di sana semua, jadi dalam penyebaran dakwah pun kita harus terus relevan dengan zaman. Hal itu yang kemudian membuat saya dan teman-teman kelas diajak untuk mencoba dan mengetahui bagaimana dunia...

FLP Pamekasan Gelar Kolaborasi Nonton Bareng dan Menulis Cerita Anak

Foto bersama peserta dan panitia   Pamekasan, 3 Mei 2025 – FLP Pamekasan, bekerja sama dengan Bengkel Muslimah dan TBM Maos, mengadakan acara kolaborasi yang berhasil menarik perhatian banyak peserta, terutama dari kalangan siswa sekolah. Acara ini dimulai dengan nonton bareng film inspiratif "Jumbo" yang diputar di Studio KCM pada Sabtu siang lalu. Acara yang dihadiri oleh sekitar 100 peserta ini berlangsung dengan lancar meski sempat mengalami ketegangan terkait booking studio. Panitia yang dipimpin oleh anggota FLP Pamekasan, termasuk ketua panitia yang bertanggung jawab mengurus booking, memastikan bahwa peserta tetap dapat menikmati film yang dimulai pada pukul 08.30 setelah sedikit penundaan. "Jumbo" membawa penonton masuk ke dalam kisah haru, terutama saat karakter Don menyanyikan lagu buatan ibunya, yang menggugah emosi banyak orang. Setelah film, peserta diberi kesempatan untuk mengikuti materi kepenulisan cerita anak yang disampaikan oleh Kang Emmus, seora...

Dari Layar ke Lembar, Imajinasi Menyebar

Tahun 2023 menjadi akhir saya menjadi bagian dari FLP Banyuanyar. Di tahun terakhir itu saya dipilih untuk mengurus bulletin Orion yang tiap bulannya harus terbit. Dan yang ngurus-ngurus bulletin ini biasanya disebut pimred, pimred biasanya dipegang oleh ketua harian. Lepas dari rahim FLP Banyuanyar, saya gabung di FLP Pamekasan. Kebetulan ditawari oleh salah satu senior dan saya disuruh untuk minta surat rekom ke PJ Banyuanyar. Hitam di atas putih selesai, saya resmi menjadi bagian dari FLP Pamekasan. Salam Literasi! Selasa pekan lalu, saya disuruh untuk ikut rapat kegiatan. Ternyata, FLP Pamekasan, Bengkel Muslimah, dan TBM Maos hendak mengadakan acara kolaborasi. Acaranya menarik, kami akan nonton bareng film inspiratif “Jumbo” lalu setelah itu kami akan diminta untuk menulis cerita anak yang terinspirasi dari film itu. Beberapa hal yang perlu disiapkan pun segera dipersiapkan. Seperti flyer, undangan delegasi ke beberapa FLP ranting dan sekolah, hingga yang terpenting, booking stud...

Antara Tarawih yang Maju dan Tugas Kuliah yang Tak Kenal Waktu

Beberapa hari sebelum ramadhan tiba, saya kepikiran ingin membuat projek menulis selama ramadhan, 1 hari 1 tulisan, hitung-hitung menguji diri sendiri. Saya sudah meminta AI untuk bantu membuat konsep, termasuk apa saja yang akan saya tulis setiap harinya. Tapi, kamu tau apa yang terjadi? Sebelum masuk ramadhan pun saya sudah diberi projek menulis makalah oleh dosen. Emejing . AI-nya pun geleng-geleng mengetahui hal ini. Ternyata Tuhan langsung memberi saya projek yang lebih cepat daripada yang saya rencanakan. Dengan tugas makalah yang saya dapat itu tentunya projek 1 hari 1 tulisan dalam versi saya sendiri berubah menjadi 1 hari 1 jeritan. Ayo coba bayangkan, setelah libur semester yang beberapa bulan itu, pertemuan pertama langsung pemberian tugas dan pertemuan kedua langsung presentasi makalah. Pertemuan kedua itu adalah hari keempat dari kick off bulan puasa. Tapi, Alhamdulillah semuanya berjalan ”lancar” dan saya bersyukur karena 12 pertemuan tersisa saya hanya perlu hadir kelas ...

Dari Pesantren ke Kampus: Adaptasi, Drama Maba sampai Dosen Baik Hati

Setelah boyong dari pesantren, saya sudah memantapkan diri melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Dengan berbagai banyak tahapan, termasuk saya yang ditawarkan untuk kembali ke pesantren dan drama tidak lulus masuk seleksi kampus jalur Mandiri Prestasi. Saya kembali mendaftar di jalur UM-PTKIN dan syukurnya lulus. Masuklah ke dunia perkuliahan. Berkenalan dengan teman baru, tempat baru, aktivitas baru dan tentunya dari semua itu saya memiliki kebiasaan baru. Saya yang awalnya membuka WhatsApp hanya untuk menonton keseharian orang-orang lewat story—bahkan yang story-nya sampe menjadi titik-titik kecil berderet seperti kereta api—berubah dan bertambah, jadi disibukkan dengan grup-grup baru. Grup angkatan, grup kelas, grup matakuliah, grup angkatan yang tidak ada katingnya (yang konon dikatakan grup ini dibuat agar kita bisa sepuasnya menghujat kating yang sok keras saat ospek). Grup-grup itu ramai dengan beragam topik pembahasan. Grup angkatan yang ada katingnya berisi topik tanya-tanya ten...